hari-hariku dengan istri
ngga terasa saya sudah menjalani hidup berumah tangga sejak tanggal 18 oktober 2007 atau 7 syawal 1428 menurut muhammadiyah dan 6 syawal 1428 menurut pemerintah
sebenarnya saya ingin segera menceritakan hari-hari yang saya lalui bersama istri yang baru (padahal memang she is the only I have)…tetapi saya khawatir cerita itu hanya euforia pengantin baru…
sekarang saya merasa inilah saat yang tepat untuk menuliskan hari-hari itu…tulisan ini akan terdiri dari beeberapa episode…dengan alur yang semaunya..maju-mundur.
o, ya istri saya asli dari karang pucung-mendala,sirapog, brebes, jawa tengah…semakin panjang urutannya berarti semakin sulit dijangkau daerah tersebut. tidak hanya sulit tapi butuh pengorbanan.
saya berangkat akad beserta keluarga dengan menyewa bis dua pertiga. semakin dekat ke lokasi, semakin menegangkan perjalanannya. pertama karena memang daerahnya pegunungan yang jalannya curam, berliku dan sempit. kedua sopir tersebt baru pertama kali melewati jalan itu, ketiga bis yang kita pakai ukurannya hampir memenuhi jalan yang ada, sehingga harus bergantian dengan mobil lain apabila berpapasan….sebelum lupa nama istri saya fitrianingsih, mahasiswi sastra inggris undip… semester akhir
to be continued