Bukan Cinta Konvensional
Wednesday, August 29th, 2007Ini buku pertama saya yang dicetak. Semua yang pertama memang menimbulkan sensasi tersendiri. Konon malam pertama juga sesuatu yang sensasional: baik malam pertama pengantin maupun malam pertama di alam kubur.
Buku ini ditulis untuk membantu menjelaskan para aktivis yang ingin melangsungkan pernikahan secara islami dengan bahasa renyah, mencerahkan sekaligus menghibur. Saya ingin orang tersentak logika berpikirnya tetapi tetap bisa tersenyum.
Awalnya keinginan untuk membuatkan souvenir pernikahan seorang sahabat yang ingin melangsungkan pernikahan secara islami. Beliau bekerja di sebuah perbankan syariah. Daripada dibagikan souvenir gantungan kunci, kipas, atau aksesoris lain, saya mengusulkan sebuah buku saku. Karena sya yang usul, saya harus bertanggung jawab merealisasikannya. Padahal menikah saja saya belum. Alhamdulillah buku ini saya tulis ketika saya pun sedang menjalani proses yang serius.
Kendala yang dihadapi para aktivis adalah benturan budaya dengan orang tua. Buku ini membantu untuk melobi para sesepuh untuk bisa menerima pernikahan cara Islami. Merubah kecurigaan para tamu undangan menjadi simpati. Semoga bermanfaat…